BANYUASIN – Di tengah persaingan dunia pendidikan yang semakin ketat, SMP Negeri 1 Talang Kelapa justru tampil menonjol sebagai sekolah yang tak pernah kehilangan semangat untuk maju.
Berdiri sejak tahun 1984, sekolah tertua di kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin ini membuktikan bahwa waktu bukanlah penghalang untuk berprestasi dan berinovasi.
Berlokasi di jalan Kerani Ahmad KM 18 kelurahan Sukomoro, kini sekolah tersebut telah memiliki 1.071 siswa dan bersaing dengan 5 SMPN di sekitarnya.
Justru, semangat kebersamaan dan jiwa kepemimpinan yang kuat membuat SMPN 1 Talang Kelapa menjadi salah satu sekolah favorit di wilayahnya.
Terlihat dari halaman yang tertata asri dan bersih serta kondisi bangunannya selalu terawat, hingga para siswa merasa nyaman.
Fasilitas yang ada di sekolah ini pun cukup lengkap dalam menunjang kegiatan sekolah. Meskipun dana Pendidikan Sekolah Gratis (PSG) sudah dihapuskan, namun SMPN 1 Talang Kelapa tetap konsisten mendukung siswa dalam pembelajaran.
Dibalik wajah sekolah berprestasi itu, ada sosok pemimpin yang bekerja dengan sepenuh hati, Ispariyah S Pd, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Talang Kelapa.
Meski belum genap Dua tahun menjabat sebagai Kepala Sekolah, tangan lembutnya mampu membawa dan menorehkan berbagai prestasi, baik tingkat kabupaten dan provinsi.
“Alhamdulillah semua ini berkat kekompakan guru dan semangat siswa yang tinggi. Kami hanya berusaha memberikan yang terbaik,” ujar Ispariyah, Rabu (28/10/25).
Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, ia tampak mempesona dengan mengenakan pakaian adat Sumatera Selatan, sebagai simbol kecintaannya terhadap nilai-nilai budaya dan kebangsaan.
Prestasi demi prestasi pun menjadi buah nyata dari kerja keras berikut. Tiga siswa berhasil menulis karya dalam buku Antologi Puisi Semesta yang diterbitkan oleh Penerbit Pustaka Nusantara, Jakarta, Indonesia 2025.
Di bidang keagamaan, meraih Juara II Lomba Adzan tingkat Nasional dan Da’i dan Da’iyah berhasil meraih juara pertama tingkat provinsi.
Sementara pada bidang olahraga, berhasil menyumbang medali emas pada lomba karate dan pencak silat di tingkat provinsi.















