OLAHRAGASumsel

Gubernur Kaget, Bertemu Pembalap Internasional Kenzie Akbar Da Ninos. Pemprov Sumsel Support Bersekolah di Spanyol

×

Gubernur Kaget, Bertemu Pembalap Internasional Kenzie Akbar Da Ninos. Pemprov Sumsel Support Bersekolah di Spanyol

Sebarkan artikel ini
Herman Deru : Kenzie adalah aset dan kebangaan Sumsel. Pembalap muda tembus di kancah dunia

Palembang, bukanisu.com –‎ Pembalap muda bertalenta Kenzie Akbar Da Ninos (12) asal Sumatera Selatan Kabupaten Muara Enim sudah menembus kancah balap tingkat dunia di usia 10 Tahun.

Prestasi yang bukan kaleng-kaleng. Pada Super Final Motomini FIM World Series 160 cc Valencia di Spanyol pada 9-13 November lalu, Kenzie finish posisi 14 dan berhasil mencatatkan poin.

Apalagi final race itu diikuti 44 peserta dari 22 negara merupakan juara dan runner up FIM Mini GP dari negaranya masing-masing. Pembalap asal Muara Enim itu juga diketahui ikut berkompetisi di Kejuaraan FIM Mini GP Italia.

Kenzie bersama ayahnya Nino Andrian alias Ninos yang juga mantan pembalap motor nasional asal Sumsel difasilitasi oleh Ketua Umum IMI Sumsel Alpian Maskoni dan Sekretaris Chandra Dewana bersama perwakilan pengurus IMI Sumsel lainnya untuk bertemu Gubernur Herman Deru.

Gubernur pun terkejut atas prestasi setelah bertemu Kenzie. “Saya minta Asisten 1 berkoordinasi dengan BUMN dan BUMD yang ada di Sumatera Selatan untuk men-support Kenzie,” pinta Herman Deru semangat.

Tak hanya dukungan membalap, pendidikannya di Spanyol seperti harapan Kenzie juga diakomodir Gubernur. “Silakan orang tuanya mengajukan proposal,” tambah Herman Deru.

“Kenzie adalah kebanggaan dan aset Sumatera Selatan, sudah seharusnya pemerintah provinsi mendukung langkah Kenzie,” ucap Gubernur, Rabu siang (17/12/25).

Dihadapan Gubernur, pembalap bernomor 27 itu turut membawa sedikit piala dari koleksinya. Seperti, Juara Nasional Balap Motor 2024, Mini GP 160 cc. Kemudian, Juara 1 FIM MiniGP 160 cc Malaysia Series 2024, serta penghargaan IMI Award 2024 atas prestasinya tingkat nasional dan internasional.

Kenzie mengatakan pada Super Final Motomini FIM World Series 160 cc di Spanyol, dia turun di kelompok umur 10-14 Tahun. “Ini adalah kejuaraan dunia, semua orang sangat kuat. Saya melakukan yang terbaik,” ucapnya bersyukur finis posisi 14.

Ayahnya, Nino Andrian alias Ninos, menambahkan Kenzie Juara 1 pada FIM Mini GP Indonesia tahun 2023 dan 2024, dan runner up FIM Mini GP Indonesia 2025. “Kenzie juga ikut FIM Mini GP di Italia, untuk mengasah kemampuan dan mentalnya,” beber Ninos.

Ninos bersyukur dan bangga, saat Gubernur menyebut Kenzie adalah aset dan kebanggan Sumsel dan akan disupport.

“Kenzie ini sejak usia 4 tahun, sudah masuk ‘pesantren’ balap di Yogyakarta,” beber Ninos, anggota DPRD Muara Enim Tiga periode yang menjabat Wakil Ketua DPRD Muara Enim.

Ia menjelaskan, Minimoto adalah kelas terendah yang diselenggarakan FIM. Kelas di atasnya, Moto3, Moto2 dan Moto GP. “Alhamdulillah Kenzie sekarang sudah kendarai motor R25 yang 250 cc, latihan di Sentul,” ucap Ninos.

Ketum IMI Sumsel Alpian Maskoni, mengatakan pada silaturahmi tersebut ada beberapa hal yang disampaikan kepada Gubernur Sumsel Herman Deru. “Alhamdulillah semua direspons dan diakomodir oleh Pak Gubernur,” ucapnya berterima kasih.

Yakni, mendukung sponsor ship bagi Tiga pembalap muda potensial asal Sumsel, salah satunya Kenzie Akbar Da Ninos. “Gubernur juga support Kejurnas yang akan digelar di Sumsel tahun depan, yakni Rally. Bakal berlokasi di Kabupaten Banyuasin, tadi Pak Gubernur sudah langsung video call Bupati Banyuasin,” ujarnya.

Selain itu IMI Sumsel juga ada agenda kejurnas Drag Bike, Motoprix dan lainnya. “Soal pembangunan sirkuit road race juga diakomodir. Pak Gubernur minta DED (Detal Engginering Design). Termasuk soal sekretariat IMI Sumsel, diakomodirnya. Ini sesuatu yang luar biasa dari Pak Gubernur,” ungkap Alpian Maskoni senang.

You cannot copy content of this page