Laskar Prabowo 08 Gelar Aksi
Palembang, bukanisu.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LASKAR Prabowo 08 Provinsi Sumsel menggelar aksi damai didepan gedung DPRD Sumsel, Rabu (7/1/26).
Aksi yang dilakukan oleh puluhan massa tersebut bertujuan untuk menyampaikan aspirasinya terkait dugaan kredit macet yang terjadi pada Bank Sumsel Babel.
Dian salah satu orator dalam aksi tersebut dalam orasinya menyampaikan bahwa dalam rangka mengawal program Presiden Prabowo yang salah satunya untuk memberantas korupsi, untuk itu pihaknya yang tergabung dalam Laskar Prabowo 08 meminta kepada DPRD Sumsel untuk segera memanggil Direktur Bank Sumsel Babel yang diduga telah merugikan negara miliaran rupiah.
“Jadi kami berharap Komisi III DPRD Sumsel untuk segera menindak lanjuti aksi kami ini dengan segera memanggil Direktur Bank Sumsel Babel yang diduga merugikan negara dengan melakukan pinjaman kredit terhadap perusahaan perusahaan yang diduga macet”, tegasnya.
Kemudian diteruskan oleh Feriyandi selaku Ketua DPD Laskar Prabowo 08 Sumsel sekaligus Ketua Investigasi BPI KNPA RI mengatakan bahwa pihaknya menduga kredit macet di Bank Sumsel Babel telah terjadi mulai dari 2016-2023.
“Kredit macet yang terjadi terhadap perusahaan perusahaan yang meminjam di Bank Sumsel Babel diduga terjadi sejak tahun 2016-2023 dari beberapa cabang antara lain, Lubuk Linggau, Pangkalan Balai, Prabumulih, Pankal Pinang, Manggar, Cabang Pembantu Bandara Mas, Pagar Alam, Muara Dua, Martapura yang mencapai ratusan miliar rupiah”, terangnya.
“Untuk itu kami meminta Komisi III DPRD Provinsi untuk memanggil Direktur Bank Sumsel Babel yang diduga tidak ada kehati-hatian jajaran manajemen dalam hal ini jajaran direksi serta divisi terkait juga harus bertanggung jawab atas kredit macet yang terjadi di cabang cabang karena menunjukkan lemahnya pengawasan ke bawah, dan juga memanggil Direktur Kepatutan terkait kredit macet dan kredit fiktip di seluruh sumsel KCP yang ada di Kabupaten/Kota se Sumsel”, sambungnya.
Sementara itu Ketua Komisi III DPRD Provinsi Sumsel Tamtama yang didampingi Wakil Komisi III DPRD Sumsel M Nasir berserta anggotanya meyambut baik aksi tersebut dan akan memanggil pihak Bank Sumsel Babel untuk menanyakan terkait aksi kali ini.
“Kami akan melakukan fungsi kami sebagai pengawasan untuk memanggil pihak Bank Sumsel Babel karena ini adalah kerja kita bersama agar Bank Sumsel ini kembali mendapatkan kepercayaan lagi dari publik, jangan sampai hal hal seperti ini terjadi kembali”, tutupnya.
Ditambahkan juga oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Sumsel M Nasir, mengucapkan ribuan terimakasih atas aksi yang dilakukan oleh Laskar Prabowo 08 kali ini, yang telah menyampaikan aspirasinya dan informasinya terkait tata Kelola pemerintah daerah dalam hal ini kekayaan daerah yang dipisahkan.
“BUMD pemilik sahamnya adalah Pemerintah Provinsi yang artinya masyarakat Sumsel berkewajiban untuk mengawasi kinerja dari BUMD salah satunya Bank Sumsel Babel, Pada kesempatan ini, data yang disampaikan oleh LASKAR Prabowo 08 kepada kita, nilainya cukup materialistis apalagi disalah satu cabang terdapat permasalahan baik fiktif maupun kredit yang bermasalah angkanya mencapai seratus miliar,” ungkapnya.
“Untuk itu kami dalam waktu secepatnya kemungkinan di hari senin, kami akan langsung memanggil dan mengkoordinasikan kepada pihak menejemen Bank Sumsel Babel, untuk mempertanyakan sejauh mana sebenarnya permasalahan ini,” pungkasnya.













