Palembang

PLTSA Ditargetkan Oktober Beroperasi. DLH Palembang Angkut Sampah 1.000 Ton Perhari ?!

×

PLTSA Ditargetkan Oktober Beroperasi. DLH Palembang Angkut Sampah 1.000 Ton Perhari ?!

Sebarkan artikel ini

Asnaini : Sampah Basah Pasti Susut Beratnya

Palembang, BukanIsu.Com | Kini volume sampah di Kota Palembang menembus angka 1.300 ton per hari seiring pertumbuhan penduduk.

Dan, Pemerintah Kota Palembang sedang kebut pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) yang ditargetkan beroperasi Oktober 2026.

Dikutip dari media SuaraSumselNews. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Palembang, Akhmad Mustain, mengungkapkan saat ini tingkat pengelolaan sampah kota baru menyentuh angka 74,32 persen.

Dari total timbulan 1.300 ton, rata-rata baru 1.000 ton sampah yang berhasil masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setiap harinya.

“Timbulan sampah itu rata-rata 0,7 dikali jumlah penduduk. Artinya ada selisih sekitar 300 ton yang tidak masuk ke TPA. Pilihannya dua, dikelola dari sumbernya atau malah dibuang sembarangan ke sungai,” ujarnya, Kamis kemarin.

Kehadiran PLTSA diyakini menjadi solusi konkret untuk menuntaskan masalah sampah di sisi hilir melalui konversi menjadi energi listrik.

Jika infrastruktur ini mulai operasional pada akhir tahun nanti, beban sampah di TPA diharapkan dapat teratasi sepenuhnya.

Mustain menegaskan, jika urusan di hilir melalui PLTSA sudah selesai, pihaknya akan lebih fokus mengoptimalkan pengelolaan sampah di sisi hulu.

Salah satunya dengan mengedukasi masyarakat untuk mengurangi produksi sampah rumah tangga.

“Kami tekankan pentingnya membatasi penggunaan plastik sekali pakai dan membawa tumbler. Pengurangan sampah dari sumber ini sangat efektif meringankan beban pengelolaan kota,” jelasnya.

Menurutnya, lonjakan volume sampah diprediksi akan kembali terjadi selama bulan Ramadan dan menjelang Lebaran mendatang. Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih bijak dalam mengonsumsi makanan agar tumpukan sampah tidak semakin membengkak.

Mustain juga menegaskan, saat ini pembangunan infrastruktur PLTSA terus dipacu agar target operasional di bulan Oktober tidak meleset.

Hal ini menjadi langkah strategis agar sistem pengelolaan sampah Palembang menjadi lebih modern dan terintegrasi.

“Kami berharap warga mulai sadar mengelola sampah dari rumah. Jika hulu dan hilir melalui PLTSA ini sudah seimbang, masalah sampah di Palembang bisa tertangani maksimal,” tuturnya.

Ungkapan dari Kepala DLH Palembang dapatkan apresiasi dan kritik membangun dari tokoh pemuda Kertapati Asnaini Khamsin adalah pimpinan redaksi media ini.

Asnaini menyebut agar DLH Palembang gencar sosialisasi sampai ketingkat RT, dan menambah armada angkutan agar dapat penuhi kebutuhan kapasitas dari mesin PLTSA perharinya.

Realitanya. Terpantau tidak semua armada angkutan sampah dalam kondisi prima beroperasi. Perhatikan juga kondisi dan jumlah bak sampah yang ada.

“Semoga tidak cari aman dari kejaran investor,” ungkap Asnaini yang pernah mengunjungi Yi Long Precision Industry Ltd pabrik pembuat PLTSA dan PLTSA di 6 provinsi dinegara Taiwan, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, dalam perjalanan sampah basah diperkirakan akan susut setidaknya 15 persen. “Mesin PLTSA 1.000 ton harus beroperasi dengan 1.000 ton perharinya, tidak boleh kurang,” seru Asnaini.

You cannot copy content of this page