BANDUNG, bukanisu.com | Semangat pantang menyerah kembali ditunjukkan atlet disabilitas asal Sumatera Selatan. Berkat kolaborasi pembinaan antara National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumsel dan Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Sumsel, kontingen Bumi Sriwijaya sukses membawa pulang medali dari Kejuaraan Nasional Para Taekwondo khusus atlet tuna daksa/disabilitas yang berlangsung di Bandung pada 3–5 Juli 2026.
Pada kejuaraan tersebut, NPCI Sumsel mengirimkan dua atlet terbaik untuk bersaing dengan para taekwondoin disabilitas dari berbagai provinsi di Indonesia.
Dari dua atlet yang bertanding, Sari berhasil mempersembahkan satu medali perunggu bagi Sumatera Selatan setelah melalui pertandingan yang berlangsung sengit.
Ketua NPCI Sumsel, Ryan Yohwari, mengatakan prestasi tersebut merupakan kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan atlet disabilitas.
“Kami bangga atas perjuangan para atlet. Mereka telah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi. NPCI Sumsel akan terus memberikan pembinaan terbaik agar prestasi atlet terus meningkat,” ujarnya, Minggu (5/7/2026).
Ketua Pengprov TI Sumsel, Hj. Meilinda, S.Sos., M.M., menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil dari sinergi yang baik antara seluruh pihak.
“Kami ingin seluruh atlet, termasuk atlet disabilitas, memperoleh kesempatan yang sama untuk berkembang. Prestasi ini menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin, dan pembinaan yang berkelanjutan mampu menghasilkan atlet-atlet berprestasi,” katanya.
Pelatih NPCI Sumsel, Carli Junicef Vratama, SPi MSi menilai pencapaian tersebut menjadi langkah awal menuju prestasi yang lebih besar.
“Perjalanan mereka tidak mudah. Namun semangat juang yang ditunjukkan para atlet sangat luar biasa. Kami optimistis dengan pembinaan yang terus berjalan, prestasi Sumsel akan semakin meningkat di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Pelatih Sumsel, Dwi Andriyan Fathorozi, memastikan tim pelatih akan melakukan evaluasi sebagai persiapan menghadapi agenda berikutnya.
“Medali ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet. Kami akan meningkatkan kualitas latihan agar pada kejuaraan mendatang Sumatera Selatan mampu meraih hasil yang lebih maksimal,” pungkasnya. (win)







