Sumsel

Gubernur Sumsel Resmikan Tugu Air Mancur Palembang “Bunga Cempaka Telok”

×

Gubernur Sumsel Resmikan Tugu Air Mancur Palembang “Bunga Cempaka Telok”

Sebarkan artikel ini

Pemprov Sumsel Sokong Rp 10 Miliar

Palembang, BukanIsu.Com | Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru meresmikan desain baru Tugu Air Mancur Palembang, Minggu malam (15/3/2026).

Revitalisasi kawasan Bundaran Air Mancur (BAM) yang menjadi titik Nol Kilometer Kota Palembang tersebut didukung bantuan anggaran Rp 10 Miliar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Peresmian itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam, Ustaz Abdul Somad, Forkopimda Provinsi Sumsel, serta Forkopimda Kota Palembang.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa dalam sambutannya mengatakan pembangunan Bundaran Air Mancur Palembang Darussalam tidak sekadar menghadirkan infrastruktur kota, tetapi juga menjadi simbol peradaban, identitas, sekaligus spiritualitas masyarakat Kota Palembang.

Menurutnya, bundaran tersebut dirancang dengan desain utama berbentuk Bunga Cempaka Telok yang memiliki makna mendalam dalam budaya Melayu Palembang.

“Bunga ini melambangkan keharuman akhlak, keindahan budi pekerti, serta kemuliaan peradaban masyarakat. Sebagaimana bunga yang menyebarkan aroma wangi ke sekelilingnya,” ujar Ratu Dewa.

Ia berharap keberadaan Bundaran Air Mancur tersebut dapat menjadi simbol Kota Palembang yang memancarkan kebaikan, kedamaian, dan keberkahan bagi masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Palembang dalam memperindah kawasan Air Mancur Palembang Darussalam yang selama ini menjadi salah satu penanda penting Kota Palembang.

Menurut Deru, kawasan air mancur memiliki nilai sejarah dan emosional tersendiri bagi masyarakat Palembang. Sejak lama, lokasi tersebut menjadi titik penanda yang mudah dikenali oleh warga lokal maupun tamu dari luar daerah bahkan mancanegara.

Dengan pembenahan tersebut, Bundaran Air Mancur diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai landmark Kota Palembang sekaligus ruang publik yang representatif bagi masyarakat. (adv)

You cannot copy content of this page