Tak Masuk Akal Jika Ingin Melerai Perkelahian Gunakan Sajam
Palembang, BukanIsu.Com | Terkait beredarnya pemberitaan peristiwa pembacokan di Pasar Lemabang di media online sebelumnya.
Dimana menyebutkan telah terjadi pembacokan terhadap AS (35) oleh (DR) yang terjadi di Terminal Lemabang Kecamatan llir Timur II, Kota Palembang, pada Kamis 12 Maret 2026 yang lalu.
Menurut pengakuan DR, dirinya lah yang lebih dahulu dikeroyok “Saya saat itu sedang bertugas selaku pengamanan di pasar Lemabang karena akan ada acara belusukan atau kunjungan dari anggota DPRD Kota Palembang”, ujarnya.
Tiba tiba ada dua orang datang dari arah depan terlihat mengeluarkan senjata dan langsung membacoknya.
Saya hanya bisa menangkis dan mundur, ternyata dari arah belakang juga sudah ada orang yang menyerang saya dan melakukan pembelaan diri dengan benda-benda disekitar.
Ketika ditanya tentang sempat beredarnya berita AS yang jadi korban pembacokan, itu hanyalah alibi mereka karena yang terjadi sebenarnya kita lah yang diserang terlebih dahulu.
Mereka menyatakan hanya ingin melerai, masa mau melerai orang yang tidak dikenal apalagi yang berkelahi membawa senjata tajam.
“Menurut saya itu sangat tidak masuk akal, dan di hari itu pula pihak pasar telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian”, tukasnya. (dm)













