PLN

Strategi Preventif PLN Amankan Jaringan Listrik dari Potensi Gangguan Satwa di Bengkulu

×

Strategi Preventif PLN Amankan Jaringan Listrik dari Potensi Gangguan Satwa di Bengkulu

Sebarkan artikel ini

Bengkulu, BUKANISU.COM | Upaya menjaga keandalan pasokan listrik terus dilakukan oleh PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu (UID S2JB) melalui langkah preventif di lapangan.

Salah satunya dilakukan oleh PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Teluk Segara dengan pemasangan jaring pengaman satwa pada jaringan listrik di wilayah Kelurahan Kandang Limun, Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah mitigasi risiko untuk mengurangi potensi gangguan jaringan listrik akibat aktivitas satwa, khususnya tupai yang kerap melintas pada jaringan distribusi. Pemasangan jaring pengaman difokuskan pada titik-titik yang dinilai rawan berdasarkan hasil evaluasi teknis tim di lapangan.

Sebelum pekerjaan dimulai, seluruh personel mengikuti safety briefing sebagai bagian dari penguatan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Selanjutnya, tim melaksanakan pemeriksaan kondisi jaringan sekaligus pemasangan jaring pengaman satwa dengan tetap mengacu pada Standar Operasional Prosedur (SOP) serta penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap.

Manager PLN ULP Teluk Segara, Febri Doni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga kualitas layanan kepada pelanggan.

“Pemasangan jaring pengaman satwa ini merupakan langkah preventif yang kami lakukan untuk meminimalkan potensi gangguan pada jaringan. Dengan upaya ini, kami berharap keandalan pasokan listrik bagi masyarakat dapat terus terjaga,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Manager PLN UP3 Bengkulu, Teguh Aang Harmadi, menilai langkah preventif seperti ini penting dalam mendukung stabilitas sistem kelistrikan di wilayah kerja.

“Mitigasi potensi gangguan melalui pemeliharaan dan pengamanan jaringan menjadi bagian penting dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik. Kami terus mendorong unit pelayanan untuk melakukan langkah-langkah preventif secara konsisten,” katanya.

Sementara itu, General Manager PLN UID S2JB, Adhi Herlambang, menegaskan bahwa pendekatan preventif berbasis risiko menjadi salah satu strategi utama PLN dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera Selatan, Jambi, dan Bengkulu.

“PLN terus memperkuat upaya preventif di seluruh lini, termasuk melalui identifikasi potensi gangguan dari faktor eksternal seperti aktivitas satwa. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pasokan listrik yang andal dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ungkap Adhi.

Melalui pengamanan jaringan yang dilakukan secara berkala dan terencana, PLN berharap tingkat gangguan listrik dapat ditekan, sehingga aktivitas masyarakat di wilayah Kandang Limun dan sekitarnya dapat berlangsung dengan lebih nyaman dan produktif.

Penulis: Asnaini Khamsin

You cannot copy content of this page