Muba

Alasan Safari Ramadhan. Camat Sebar Proposal ke Perusahaan Lokal

×

Alasan Safari Ramadhan. Camat Sebar Proposal ke Perusahaan Lokal

Sebarkan artikel ini

Langkah Cari Untung ?

Musi Banyuasin, BukanIsu.Com | Kembali terjadi dalam bulan Ramadhan tahum ini ada proporsal minta bantuan ke perusahaan untuk kegiatan sosial oleh pemerintah kecamatan.

Telah terjadi. Sebelumnya Kecamatan Babat Toman, kini dari Kecamatan Bayung Lencir Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).

Ya, menjelang pertengahan bulan suci Ramadhan, langkah Pemerintah Kecamatan Bayung Lincir menuai sorotan. Mengapa ?.

Diketahui pihak kecamatan melayangkan surat permohonan bantuan atau proposal kepada sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut dengan dalih aksi sosial.

Langkah cari untung ini dengan tujuan menggalang dukungan dari sektor swasta untuk pengadaan paket sembako bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Selain untuk bantuan pangan, dana atau dukungan yang terkumpul rencananya akan dialokasikan untuk agenda Safari Ramadhan di tingkat kecamatan.

Dalam dokumen yang beredar, pihak kecamatan menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan korporasi.

Fokus utamanya adalah mewujudkan kepedulian sosial melalui pembagian paket pangan agar warga kurang mampu dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih layak.

Namun, inisiatif “jemput bola” ini memicu reaksi. Meski tujuannya mulia untuk membantu masyarakat, pola penggalangan dana melalui proposal resmi dari instansi pemerintah ke perusahaan–perusahaan dianggap sebagai langkah yang sensitif bagi sebagian pihak.

Dikutip dari SuaraSumselNews. Dengan kehadiran proposal tersebut memancing diskusi hangat di tengah masyarakat dan kalangan pemerhati kebijakan publik.

Beberapa pihak mempertanyakan urgensi dan transparansi pengelolaan bantuan tersebut, sementara yang lain melihatnya sebagai bentuk kolaborasi positif selama tidak ada unsur paksaan.

Ya, hampir sama sebelumnya terjadi di Kecamatan Babat Toman, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Babat Toman, Darwin, tidak menampik adanya aktivitas penggalangan dana tersebut.

Saat dikonfirmasi pada Jumat (6/3/2026), ia menjelaskan bahwa langkah tersebut terpaksa diambil karena ketiadaan alokasi anggaran khusus di tingkat kecamatan untuk menyambut kunjungan Bupati.

“Memang benar kami menyebarkan proposal kepada perusahaan-perusahaan, baik di sektor pertambangan maupun perkebunan. Bahkan, kami juga merangkul para pengusaha minyak lokal,” ungkap Darwin.

Sementara, Camat Bayung lincir Zukar saat dihubungi media ini membantah proposal tersebut terkait kegiatan bupati. Dan proposal tersebut merupakan agenda Kecamatan Bayung Lincir untuk berbagi di bulan Suci Ramadhan.

“Jangan kait kan proposal tersebut dengan Safari Ramadhan Bupati. Itu agenda Kecamatan Bayung Lincir untuk mengajak perusahaan berbagi di bulan Ramadhan, tolong dibaca lagi dengan telitii,” kata Zukar, saat dikonfirmasi. (*)

You cannot copy content of this page