Sumsel, PALEMBANG, bukanisu.com | UPAYA tindak lanjut atas informasi dan pemberitaan yang beredar mengenai dugaan keterlibatan oknum anggota Polda Sumsel dalam aktivitas pengelolaan maupun pengamanan sumur minyak rakyat di Kabuapten Musi Banyuasin (MUBA).
Maka, Kapolres Musi Banyuasin AKBP Adik Listiyono dan Tim Brimob (Gegana Bukit Besar) melaksanakan kegiatan sosialiasi kepada masyarakat dan para pekerja yang berkaitan dengan aktivitas sumur minyak yang diduga ilegal pada Selasa (3/9/2026).
Turunnya Kapolres juga dilatarbelakangi dari informasi mengenai sekitar 20 sumur minyak yang diduga melakukan koordinasi dengan seseorang bernama A yang menurut informasi di lapangan disebut-sebut sebagai “orangnya Kapolda”.
Serta dugaan adanya permintaan biaya koordinasi kepada para pemilik atau pengelola sumur minyak dikenal dengan sandi “Sumur Kelinci”.
Informasi tersebut perlu ditelusuri lebih lanjut, termasuk mengenai siapa pihak yang menguasai sumur, dasar penguasaan, serta dugaan keterlibatan oknum tertentu apabila memang terdapat bukti. (win)





